Estetis

Jika Anda bertanya-tanya apa arti estetika, Anda berada di tempat yang tepat! Estetika mengacu pada apresiasi terhadap seni atau keindahan. Ini sebagian besar berarti dalam arti visual tetapi bisa juga merujuk pada suara. Sederhananya, digunakan untuk mengekspresikan keindahan sesuatu di media sosial atau bahkan di kehidupan nyata. 

“Estetika” dapat diterapkan pada banyak hal, bahkan suasana! Misalnya, “Gaun yang dikenakannya di hari wisuda sangat estetis, saya sangat menyukai warna dan coraknya”. Atau “Ya Tuhan! Saya suka getaran Anda, sangat estetis.”

Estetis

Jika Anda melihat sesuatu yang lucu di media sosial, apalagi yang berwarna pastel, Anda bisa menggunakan istilah estetika. “Set cangkir dan piring yang saya beli dari Pinterest sangat estetis. Warnanya ungu dan sangat kecil!” Di sini visual dan pola warna bahan disebut estetis karena menarik secara visual. Segala sesuatu yang menarik secara visual atau menarik bagi telinga atau selera dapat disebut estetika.

Misalnya, “Tolong rekomendasikan saya beberapa buku harian lucu karena selera Anda sangat estetis.” Atau “Bolehkah kamu membawa jurnal lukisanmu saat pengambilan gambar, aku ingin menggunakannya karena sangat estetis.”

Berikut beberapa contoh lainnya, 

“Tren kebangkitan di Instagram sangat estetis, saya suka cara para pembuat konten membuat sesuatu yang unik reels di atasnya.” Bukankah kita semua setuju betapa menakjubkannya latar belakang dalam tren Renaisans? Itu menarik secara visual dan karenanya kita menyebutnya estetika.

“Saya mendengarkan ASMR unboxing dan saya rasa saya belum pernah mendengar suara yang begitu estetis.” Berikut adalah contoh bagaimana istilah estetika dapat digunakan dalam kaitannya dengan bunyi. “Suara hujan merdu dan saya merasa estetis bahkan untuk mendengarnya.”

 Merasa free menggunakannya untuk musik dan film juga, karena mengapa tidak? “Lagu Lovely karya Billie Eilish sangat estetis sehingga saya mendengarnya terus-menerus!” “Saya mendengar film Harry Potter sangat menarik. Estetikanya sebagian besar bersifat gelap namun penuh dengan hal positif. Bukankah kamu sudah menontonnya?”

“Kedai kopi dekat kampus saya sangat estetis. Instagrammable banget dan rasanya juga luar biasa.” Lain kali Anda berbicara tentang sesuatu yang menarik bagi mata, telinga, atau selera, Anda cukup menggunakan kata estetika dan permainan media sosial Anda akan terlihat kuat!